Kerjasama Program Beasiswa Pendidikan 1000 Da'i BAMUIS BNI dengan STID M.Natsir Berlanjut

Sebagai bentuk komitmen pada pembiayaan kaderisasi Da'i, STID Mohammad Natsir dengan BAMUIS (Baitul Mal Umat Islam) BNI, Selasa (18/02/20) lalu melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama Program Pendidikan 1000 Da'i di Auditorium Kampus Putra STID Mohammad Natsir.

Acara yang diikuti oleh Perwakilan Dewan Da’wah Pusat, Pimpinan STID M Natsir, serta 70 mahasiswa dan mahasiswi penerima beasiswa BAMUIS BNI ini, diawali dengan sambutan dari Ketua STID Mohammad Natsir, Dr. Dwi Budiman Assiroji, M.Pd.I,. BAMUIS BNI dengan STID Mohammad Natsir sudah bekerjasama sejak 2006 saat ia masih mengenyam perkuliahan di kampus ini. saat ini sudah Di usianya yang ke 14 tahun ini, ia berharap kerjasama yang sudah sangat panjang ini, dapat terus meningkat dan berkembang usia yang snagat panjang. "Alhamdulillah tiap tahun kerjasamanya semakin meningkat dan berkembang. Kita percaya kerjasama ini ke depannya akan terus meningkat insyaallah." harapnya.

ia mengungkapkan, kerjasama ini bisa berjalan cukup lama, disebabkan kedua belah pihak sama-sama menjaga niat karna Allah subhanahu wa ta’ala. Lantas, ia mengajak kepada seluruh yang terlibat dalam kerjasama ini senantiasa menjaga niatnya karena Allah. Selain itu, sebab kedua langgengnya kerjasama ini ialah karena memiliki titik tolak yang sama, yaitu dari sisi dakwah. "Baik BAMUIS BNI maupun STID Mohammad Natsir ketika sepakat melakukan kerjasama ini, dalam rangka memajukan dakwah dalam bidangnya masing-masing. Hingga terjadilah kaderisasi dai yg luar biasa," katanya.

"Kami yakin kerjasama ini bukan hanya dalam rangka kepentingan institusi masing-masing, tapi insyaallah terus melahirkan pahala untuk kita semua. Karena satu da'i yang diutus ke pedalaman dan mengislamkan satu mualaf, pahalanya juga akan mengalir bagi pendermanya." tambahnya.

Selanjutnya, atas nama STID Mohammad natsir, beliau mengucapkan terimakasih kasih kepada BAMUIS BNI dan para pengelola telah terus bersedia bekerjasama dengan STID Mohammad Natsir dalam konteks kaderisasi dai ini. Semoga segala kebaikan dibalas oleh Allah dengan pahala berlimpah.

Kemudian, Menilik jejak historis, Bapak Drs. Sudirman, MBA selaku Direktur Eksekutif BAMUIS BNI mengatakan bahwa BAMUIS BNI telah didirikan sejak 1967 lalu. Sejak runtuhnya orde baru di tahun 90an, Direktur BAMUIS pada saat itu Pak Winarto mewajibkan pembayaran zakat bagi semua pegawai muslim BNI. "Mungkin baru satu-satunya institusi negara yang mewajibkan 2,5 persen gajinya disalurkan ke Baitul Mal. Dari situlah mulai berkembang, yang awalnya terhimpun ratusan juta, hingga sekarang sekitar 3 milyar tiap bulannya." bebernya.

Di usianya yang telah menginjak setengah abad ini, Lembaga penyalur zakat pegawai ASN BNI tersebut memiliki visi merubah para mustahik menjadi muzaki dan bermimpi menjadi Baitul Mal Nasional. Potensi zakat di Indonesia sangatlah besar, hanya saja belum terhimpun secara universal. Jika ditotal, ada sekitar 230 triliun potensi zakat, namun baru 8 triliun saja yang terhimpun. Maka ini juga menjadi tugas dai untuk menyadarkan masyarakat agar proaktif dengan pembayaran zakatnya.

Hingga saat ini, kata Pak Sudirman, Ada 13.000 penerima beasiswa pendidikan dari BAMUIS BNI mulai tingkat SD, SMP, SMA dan Perguruan Tinggi. Terakhir, ia berharap kepada Ketua STID Mohammad Natsir, dengan kemajuan teknologi saat ini mahasiswa dilatih hidup mandiri, mungkin perlu kurikulum tentang kewirausahan. Sehingga jika dikirim ke daerah terpencil, dapat membangun potensi ekonomi daerah tersebut.*mf/stidnatsir.ac.


0/Post a Comment/Comments

Previous Post Next Post